Pertanian Paling Terdampak Perubahan Iklim, BMKG: Ketahanan Pangan Nasional Akan Terancam

Binti Mufarida
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut pertanian merupakan sektor yang mengalami dampak paling serius akibat perubahan iklim. (Foto: Setkab)

Lebih lanjut, Dwikorita mengungkapkan fenomena El Nino dan IOD Positif yang terjadi ini membuat musim kemarau tahun 2023 dapat menjadi lebih kering dan curah hujan pada kategori rendah hingga sangat rendah. Jika biasanya curah hujan berkisar 20 mm per hari, maka pada musim kemarau ini angka tersebut menjadi sebulan sekali atau bahkan tidak ada hujan sama sekali. 

"Puncak kemarau kering ini diprediksi akan terjadi di bulan Agustus hingga awal bulan September dengan kondisi akan jauh lebih kering dibandingkan tahun 2020, 2021, dan 2022," tuturnya. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa M6 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

3 hari lalu

BMKG Peringatkan El Nino Berpotensi Jadi Sangat Kuat, Risiko Kekeringan dan Karhutla Meningkat

3 hari lalu

Gempa Bumi M5,7 Guncang Halmahera Barat, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

3 hari lalu

BMKG Peringatkan El Nino Berpotensi Sangat Kuat, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal