PGI Tegaskan Tidak akan Terima Tawaran Kelola Tambang dari Pemerintah

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom. (Foto: Antara)

"Masalah tambang ini bukanlah bidang pelayanan PGI dan kami tidak memiliki kemampuan di bidang ini. Ini benar-benar berada di luar mandat yang dimiliki oleh PGI," katanya.

Selain itu, PGI mempertimbangkan bahwa selama ini PGI aktif mendampingi korban-korban kebijakan pembangunan, termasuk korban usaha tambang. Ikut menjadi pelaku usaha tambang berpotensi menjadikan PGI berhadapan dengan dirinya sendiri dan sangat rentan kehilangan legitimasi moral.

"Saya tentu menghormati keputusan lembaga keagamaan yang akan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh Keputusan Presiden tersebut. Keterlibatan ormas keagamaan dalam tambang ini, jika dikelola dengan baik, juga hendaknya bisa menjadi terobosan dan contoh baik di masa depan dalam pengelolaan tambang yang ramah lingkungan," katanya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menegaskan dirinya tidak memaksakan organisasi masyarakat keagamaan untuk menerima tawaran pemberian prioritas Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK).

Jokowi mempersilakan ormas keagamaan memilih untuk mau atau tidak menerimanya. Sebab, dirinya telah menerbitkan aturan mengenai hal tersebut.

"Jadi kita tidak ingin menunjuk atau mendorong-dorong ormas keagamaan untuk mengajukan itu nggak. Kalau memang berminat, ada keinginan regulasinya sudah ada itu aja," kata Jokowi dalam keterangannya di Batang, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Tambang Bijih Logam Ambruk, 200 Orang Tewas

Nasional
9 hari lalu

Buka Pintu Maaf ke Roy Suryo Cs, Jokowi: Kasus Ijazah Palsu Harus ke Pengadilan

Nasional
18 hari lalu

Tim SAR Tutup Operasi Pencarian Korban Tambang Emas di Bogor, 3 Orang Diduga Masih Hilang

Nasional
25 hari lalu

Antam Buka Suara soal Tambang Emas di Bogor Meledak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal