“Dari hasil tersebut diketahui bahwa lintasan peluru masuk dan keluar serta menyebabkan kerusakan berat pada dasar tengkorak. Cedera inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan sangat cepat atau sudden death," ujarnya.
Sementara, Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz Kombes I G G Era Adinata, menjelaskan pesawat tersebut dibakar oleh KKB jaringan baru, yakni KKB Bakusip yang dipimpin oleh M Mbalingga.
Namun, ia menyebut masih terus mendalami hubungan antara kelompok Bakusip dengan kelompok Elkius Kobak.