Pimpinan MPR Respons Usulan Patwal Khusus Presiden, Khawatir Pejabat Telat Datang Rapat

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: MPI)

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengingatkan patwal harus dipergunakan sebaik-baiknya. Masyarakat tidak boleh dirugikan.

"Tentu saja patwal juga tidak boleh untuk melakukan tindakan yang dalam tanda kutip melukai warga atau melukai rakyat. Jadi semuanya perlu berlaku yang empati dan simpati. Sehingga semuanya bisa saling menghormati," pungkasnya.

Sebelumnya, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengusulkan patwal kepolisian hanya dikhususkan bagi presiden dan wapres. Sebab, penggunaan patwal kerap menimbulkan kecemburuan dan gesekan dengan pengguna jalan lain.

Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno menjelaskan usulan ini untuk mengurangi dampak negatif penggunaan patwal yang kerap menjadi sorotan masyarakat.

"Patroli dan pengawalan belakangan menimbulkan persepsi kurang baik dari masyarakat. Terlebih kasus iring-iringan kendaraan berpelat RI 36 yang viral di media sosial memicu perdebatan," ujar Djoko dalam keterangannya, Kamis (30/1/2024).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
6 hari lalu

Denny Indrayana cs Dinilai Tak Punya Legal Standing Gugat Ijazah Gibran ke MK

6 hari lalu

Perkara Gibran Dinilai Bukan Cuma soal Ijazah, Denny Indrayana Ungkap 5 Pelanggaran Konstitusi

10 hari lalu

TASPEN Berpartisipasi dalam Indonesia Pension Fund Summit 2026, Perkuat Ekosistem Dana Pensiun Nasional  

19 hari lalu

Prabowo Ingatkan Tugas Pejabat Negara: Kalau Tidak Sanggup, Minggir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal