Pitra Romadoni Bela GRIB Jaya Turun ke Lokasi Ricuh 27 Agustus: Tindakan Mereka Mulia

Ari Sandita Murti
Praktisi hukum, Pitra Romadoni (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Praktisi hukum, Pitra Romadoni menanggapi tentang aksi Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang ikut turun ke lapangan saat demo rusuh 27 Agustus 2026. Menurutnya, aksi tersebut tidak lepas dari hati nurani masyarakat.

"Semua yang kita lakukan itu tidak serta merta harus dengan hukum-hukum, tapi ada kalanya kita menggunakan hati nurani melihat tentang kebaikan dan kejahatan. Dalam perspektif ini, kalau pun dibahas tadi katanya ormas tidak berwenang melakukan menjaga keamanan dan lain-lainnya, saya kira itu hal keliru," ujarnya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Di Balik Demo Agustus 2026' di iNews, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, di dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, juga diatur bahwa ormas wajib menjaga ketertiban dan kedamaian masyarakat.

"Kewajiban masyarakat salah satunya menjaga keamanan juga. Nah, terkait ini, konteks yang disampaikan oleh Sekjen (GRIB Jaya) tadi kan saya kira sangat clear sekali. Mereka tidak ada membahas terkait orang yang demonstrasi, justru itu didukung oleh GRIB," katanya.

"Tindakan mereka adalah tindakan yang mulia," imbuh dia.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal GRIB Jaya, Zulfikar mengakui pihaknya ikut terjun ke titik kericuhan demo 27 Agustus 2026. Zulfikar menjelaskan, massa GRIB Jaya diturunkan setelah pihaknya melihat ada kericuhan dalam aksi demonstrasi. Dia menyebut massa yang membuat kericuhan bukan berasal dari kelompok pedemo.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat GRIB Jaya merasa terpanggil untuk ikut menjaga situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.

"Kami juga sebagai warga negara terpanggil, kami juga punya hak untuk menjaga kota kami ini, negara kami ini, pemerintah kami ini, jangan sampai ada pihak-pihak yang semena-mena, seenaknya aja mau melakukan apa saja," kata dia di acara yang sama.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rekonstruksi, Terungkap Cara Pelajar Bekasi Berangkat ke Jakarta Ikut Demo Ricuh

2 hari lalu

KPK Sita Uang Rp800 Juta dari Hercules terkait Kasus Suap HGB di ATR/BPN

4 hari lalu

Effendi Gazali Ungkap 3 Partai Buka Peluang Tindak Lanjuti Usulan Hak Angket Ijazah Gibran, Siapa Saja?

4 hari lalu

Yafet Rissy soal Polemik Gibran: Saya Khawatir Kita Terjebak Glorifikasi Ijazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal