PKS: Gagal Urus BPJS Sama dengan Langgar HAM

Ahmad Islamy Jamil
Diskusi publik PKS Muda Talks bertajuk ‘BPJS Naik, Rakyat (Makin) Tercekik’ di Gedung DPP PKS, Jakarta, Kamis (7/11/2019). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Persoalan yang dihadapi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak boleh dianggap enteng. Politikus muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid menilai, jika pemerintah gagal mengelola badan itu, sama saja artinya dengan melanggar hak asasi manusia.

“Kalau bicara BPJS, negara harus bertanggung jawab terhadap sistem jaminan sosial nasional ini. Ini basic, primer, bukan sekunder, core of the core. Jika tidak mewujudkan negara bisa dikatakan gagal. Tugas negara itu bukan bagi-bagi sertifikat,” kata Khalid dalam diskusi publik PKS Muda Talks bertajuk BPJS Naik, Rakyat (Makin) Tercekik di Gedung DPP PKS, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut Kholid, jika ada warga negara yang sedang sakit, harus segera ditangani secepat mungkin tanpa harus bertanya apakah dia memiliki asuransi atau tidak. “Orang sakit enggak bisa diperiksa gara-gara tidak ada asuransi. Ini melanggar hak asasi manusia. Terlihat pemerintah membuat policy ini asal-asalan, tidak melihat dampak sistemiknya,” ujar dia.

“Dengan naiknya iuran BPJS akan semakin banyak yang menunggak. Potensi penunggakan pun semakin tinggi,” tutur Khalid.

Fraksi PKS sebelumnya telah mendorong agar parlemen membentuk Panitia Khusus (Pansus) BPJS Kesehatan untuk menemukan solusi atas kesalahan tata kelola di badan tersebut. Rencana itu pun mendapat dukungan dari Ekonom INDEF, Enny Sri Hartati.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internet
2 hari lalu

Manfaatkan Teknologi AI Kemkomdigi dan BPJS Kesehatan Gandeng ITB hingga Google

Nasional
2 hari lalu

Percepat Layanan, Kemkomdigi Dorong BPJS Kesehatan Manfaatkan Teknologi AI

Nasional
30 hari lalu

Rapat RUU PPRT, DPR Tegaskan Pekerja Rumah Tangga Wajib Punya BPJS

Nasional
1 bulan lalu

Prihati Pujowaskito Dilantik Jadi Dirut BPJS Kesehatan, Saiful Hidayat Pimpin BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal