PLN Garap Panas Bumi Jadi Listrik 45 MW di Lampung-Sulut, Gandeng Pertamina

Tim iNews.id
Ilustrasi panas bumi. (Foto: Dok. Okezone)
Baca Juga

Kedua proyek tersebut akan menggunakan teknologi bottoming untuk memanfaatkan panas dari fluida panas bumi (brine) yang belum termanfaatkan. Teknologi ini memungkinkan tambahan energi listrik dihasilkan dari pembangkit geothermal yang telah beroperasi.

Dengan demikian, optimalisasi dapat dilakukan pada lapangan panas bumi yang sudah ada tanpa sepenuhnya bergantung pada pembukaan wilayah kerja panas bumi (WKP) baru. Dalam pipeline kerja sama strategis tersebut, total potensi kapasitas pengembangan disebut dapat mencapai 230 MW.

Bernadus menambahkan, percepatan transisi energi membutuhkan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PLN, PLN Indonesia Power, PGE, pemerintah, investor hingga pelaku industri.

“Sinergi antara PLN, PLN Indonesia Power, PGE, pemerintah, investor, dan seluruh pelaku industri menjadi kunci untuk mempercepat hadirnya pembangkit bersih yang andal dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui pengembangan PLTP Lahendong Binary dan Ulubelu Binary, PLN Indonesia Power dan PGE berharap pemanfaatan energi panas bumi dapat semakin optimal sekaligus mendukung sistem energi nasional yang lebih bersih, tangguh, dan mandiri.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 hari lalu

Prabowo Perintahkan Perampingan BUMN, Minta Pertamina hingga PLN Pangkas Anak Cucu Perusahaan

17 hari lalu

Prabowo Soroti Krisis Listrik di Kalimantan, Instruksikan ESDM dan PLN Atasi Pemadaman Listrik

19 hari lalu

PLN Buka Suara soal Mati Listrik di Jaksel hingga Tangsel Pagi Ini

1 bulan lalu

PLN Dorong Pemprov DKI Adopsi Bus Hidrogen untuk Armada Transjakarta 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal