Menurut Bahlil, program tersebut juga berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja serta menurunkan emisi karbon hingga 120 juta ton CO2 per tahun.
"Hari ini kita mempercepat implementasi program PLTS 100 GW. Total investasinya sekitar 73 miliar dolar AS atau Rp1.120 triliun, yang berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO₂ per tahun," tutur Bahlil.
PLN IP menilai pengembangan portofolio energi surya akan menjadi bagian penting dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan. Perusahaan juga menyatakan akan terus mengembangkan proyek dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem ketenagalistrikan dan karakteristik setiap wilayah.