Berdasarkan informasi di lapangan, keracunan gas diduga berasal dari asap genset yang digunakan penambang liar untuk penerangan dan pengeboran di dalam lubang tambang sedalam sekitar 700 meter.
Gas berbahaya terperangkap di dalam lubang sehingga menyebabkan para penambang kesulitan keluar.
Petugas gabungan dari BPBD, tim SAR, pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta Forkopimda masih bersiaga di posko yang didirikan di Koramil Kecamatan Nanggung sambil menunggu kondisi cuaca membaik.