Polisi Cari Penyebar Video Ceramah Habib Bahar

Irfan Ma'ruf
Ilustrasi, Bareskrim Polri. (Foto: SINDOnews/ Saiful Munir).

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri sudah menetapkan Habib Bakar bin Smith sebagai tersangka dugaan penghinaan kepala negara. Sampai saat ini, Bareskrim terus mengembangkan kasus tersebut.

Kabag Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Syahar Diantono mengatakan, pihaknya masih mencari penyebar video ceramah Habib Bahar di Palembang pada 2017.

"Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan upaya pengembangan siapa yang meng-upload dan menyebarkan kejadian itu di medsos. Habis itu akan dikenakan Undang-Undang ITE," ujar Syahar di Mabes Polri, Jumat (7/12/2018).

Menurutnya, Habib Bahar tidak akan dikenakan UU ITE karena tidak menyebarkan video tersebut. Habib Bahar hanya dikenakan Pasal 16 Nomor 40 Tahun 2008.

"Iya pengunggah dan penyebar bisa dijerat, undang-undangnya mengatur begitu tapi tidak dengan HBS (Habib Bahar bin Smith)," ucapnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga sedang mengusut kasus dugaan penganiayaan di Bogor, Jawa Barat yang melibatkan Habib Bahar. Polda Metro sudah memeriksa sejumlah saksi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Breaking News: Eks Kapolres Bima Kota jadi Tersangka Kasus Narkoba

Nasional
3 hari lalu

Eks Direktur Dana Syariah Indonesia Diperiksa Bareskrim terkait Fraud Rp2,4 Triliun Hari Ini

Nasional
6 hari lalu

Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris Dana Syariah Indonesia terkait Dugaan Penipuan Rp2,4 Triliun

Nasional
10 hari lalu

Jadi Tersangka Fraud, Dirut-Komisaris Dana Syariah Indonesia Dicekal ke Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal