Polisi Tembak Mati 6 Laskar FPI, Komnas HAM: Kami Harus Ungkap Sebenar-benarnya

Riezky Maulana
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (Foto: Sindo Media).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tengah mengumpulkan informasi, data dan fakta mengenai penembakan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI). Komnas HAM juga mengklarifikasi temuan yang dimiliki kepada para saksi di lapangan.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, tugas utama Komnas HAM, yaitu menginvestigasi agar kasus ini bisa terungkap secara terbuka. Apalagi, kata dia ada permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Komnas HAM untuk membantu mengusut kasus ini.

"Bayangkan saja Presiden sampai memberikan atensi khusus mempercayakan komnas HAM. Bagi kami itu satu tantangan yang berat. Kami harus mengungkap yang sebenar-benarnya," ujar Taufan di Jakarta, Senin (14/12/2020).

Dia menuturkan, telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Siapa saja saksi itu dia tidak mengungkapkan secara detail.

"Komnas HAM dengan mandat yang ada sebagai lembaga negara independen menelusuri menurut data, informasi yang kami kumpulkan sendiri. Nanti kami kroscek juga kepada pihak kepolisian, pihak lain, termasuk saksi-saksi lapangan yang sudah kami temui," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 hari lalu

19 Orang yang Ditangkap Saat Demo di Bundaran HI Akhirnya Dibebaskan Polisi

2 hari lalu

Sutradara Film Pesta Babi Dandhy Laksono Absen Pemeriksaan, Polda Metro Panggil Ulang

2 hari lalu

Dokter Tifa soal Jokowi Siap Hadiri Sidang: Belum Tentu Selesaikan Sengketa

2 hari lalu

Polisi Tangkap 19 Orang saat Demo 28 Oktober di Bundaran HI, Sita Petasan hingga Sajam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal