Polisi Tembak Mati Rekannya di Lombok Timur, Ini Kata Polri 

Puteranegara Batubara
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. (Foto dok Mabes Polri).

JAKARTA, iNews.id - Briptu Khairul Tamimi alias Momon, salah satu anggota Humas Polres Lombok Timur, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Diduga dia ditembak rekannya sesama polisi

Menanggapi hal itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan bahwa anggota yang menggunakan senjata tentunya harus melalui tes psikologi. 

"Kalau tes psikologi itu menjadi satu acuan bahwa yang bersangkutan itu layak untuk memegang senpi dinas kepolisian," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).

Tes tersebut, kata Rusdi, pasti dilalui semua anggota polisi. Hal itu lantaran jadi persyaratan mutlak ketika seorang anggota Polri ingin memegang senjata atau menggunanakn senjata inventaris dinas harus lulus tes psikologi dan juga dinilai prilakunya oleh pimpinan. 

"Apabila dua hal itu bisa dilewati maka yang bersangkutan bisa diizinkan untuk menggunakan senjata dinas kepolisian," ujar Rusdi. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hotman Galang Donasi untuk Korban Penganiayaan Polisi di Tegal, Ajak Pejabat Polri Menyumbang

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Karyawan Padel Disekap 3 Hari di Lift dan Gudang

57 tahun lalu

Rayakan Hari Bhayangkara, Polda Metro Jaya Bagi-Bagi Makanan Gratis di Bundaran HI

57 tahun lalu

Prabowo Ingatkan Gaji Polisi dari Rakyat: Layani Mereka, Jangan Menyusahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal