Polri Pecat Bripda Rio Anggota Brimob yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Achmad Al Fiqri
Bripda Muhammad Rio bergabung dengan tentara bayaran Rusia (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Personel Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dikabarkan telah meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan atau desersi. Rio diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia dan berperang melawan Ukraina.

Atas hal tersebut, Polri menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan.

Sebelum dipecat, Rio punya riwayat pelanggaran etik atau disiplin di Korps Bhayangkara.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan, sidang Komisi Kode Etik Polri pertama digelar secara in absentia pada Kamis 8 Januari 2026. Lalu Sidang KKEP kedua pada Jumat 9 Januari 2026 di ruang Sidang Bidpropam Polda Aceh.

"Bripda Muhammad Rio dikenakan Pasal 13 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 4 huruf a dan e serta Pasal 5 Ayat (1) huruf a, b, dan c, serta Pasal 8 huruf c angka 1 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri, dengan putusan sidang berupa sanksi administratif Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH," kata Joko, Sabtu (17/1/2026).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Menkum soal Anggota Brimob Polda Aceh Desersi Gabung Tentara Rusia: Otomatis Kewarganegaraan Hilang

Nasional
4 jam lalu

Satu Personel Brimob Polda Aceh Desersi, Diduga Gabung Tentara Rusia

Internasional
10 jam lalu

Kremlin Awasi Upaya Trump Caplok Greenland, Singgung Hukum Internasional

Internasional
4 hari lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal