Tak berhenti di situ, ancaman kebakaran hutan saat El Nino juga menjadi bom waktu yang siap memperparah kondisi. "Selain itu potensi kebakaran hutan juga bisa meningkat dan itu yang bisa meningkatkan risiko perburukan kualitas udara yang akhirnya ke arah ISPA ya," ujarnya.
Polusi udara disebut sebagai pembunuh senyap. Tanpa disadari, paparan harian terhadap partikel halus seperti PM2.5 bisa merusak paru-paru hingga memicu penyakit mematikan.
“Dengan risiko penyakit, seperti ISPA, serangan asma, penyakit paru obstruktif kronik, juga penyakit kardiovaskuler," ungkap Dicky.
Yang lebih mengkhawatirkan, sambungnya, dampak ini sering kali tidak terasa secara langsung, namun berkontribusi besar terhadap kematian dini.
Dengan kata lain, fenomena Godzilla El Nino bukan hanya soal panas. Ini adalah kombinasi ancaman berlapis yang datang bersamaan, yaitu panas ekstrem, udara kotor, hingga mobilitas tinggi masyarakat.
"Hazard ini ancaman bagi kesehatan, karena cuaca menjadi sangat panas, suhu panas, kering, polusi, hujan sporadis. Ini yang sangat kompleks dari perspektif kesehatan masyarakat," kata Dicky.
Artinya, masyarakat tidak hanya menghadapi satu risiko, melainkan 'paket lengkap' ancaman yang bisa memperburuk kondisi kesehatan secara cepat. Dengan begitu, dr Dicky menyarankan agar melakukan upaya proteksi.