Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima undangan rapat perdana Board of Peace. Prasetyo pun mengonfirmasi adanya undangan tersebut.
“Ada (undangannya). Belum (tahu hadir atau nggak), nanti kita sampaikan kalau sudah ada kepastian,” kata Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Prasetyo mengatakan jika Presiden Prabowo hadir, maka diharapkan sekaligus penandatanganan tarif dagang AS-Indonesia. Pasalnya, Indonesia tengah menunggu jadwal pasti kapan pelaksanaan penandatanganan kesepakatan itu digelar.