Prabowo Bawa Oleh-Oleh Komitmen Investasi Rp90 Triliun dari Inggris

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Raja Charles III. (Foto: BPMI Setpres)

LONDON, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya di Inggris pada, Rabu (21/1/2026), dengan membawa sejumlah oleh-oleh capaian konkret yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional. Beberapa di antaranya komitmen investasi miliaran poundsterling, kerja sama strategis di sektor maritim, hingga penguatan pendidikan tinggi.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, sepanjang berada di Inggris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III.

“Jadi hari ini tanggal 21 Januari 2026, Bapak Presiden sudah selesai melaksanakan kegiatan di Inggris. Jadi ada beberapa pertemuan, yang pertama dengan Perdana Menteri Starmer,” kata Teddy kepada awak media di Bandara Stansted, London, Inggris dikutip, Kamis (22/1/2026).

Dari pertemuan tersebut, terdapat tiga kesepakatan utama yang menjadi hasil signifikan kunjungan Presiden Prabowo. Pertama, komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun. Kedua, penguatan kerja sama di bidang maritim. Ketiga, kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.

“Nah yang menariknya begini, jadi kapalnya ini nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” tuturnya.

Selain sektor ekonomi dan maritim, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian besar pada penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan pendidikan tinggi. 

Dalam kunjungan tersebut, Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, antara lain King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, University of Edinburgh, dan sejumlah universitas top lainnya.

“Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran, kemudian di bidang STEM, science, technology, engineering, and mathematics, itu nanti beliau akan membuat di Indonesia,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Prabowo bakal Paparkan Konsep Prabowonomics di WEF 2026

Nasional
3 jam lalu

Prabowo Bertolak ke Swiss usai Rampungkan Lawatan di Inggris, bakal Hadiri WEF 2026

Nasional
9 jam lalu

Prabowo Bertemu Raja Charles III di London, Bahas Konservasi Gajah

Nasional
19 jam lalu

Diplomasi Peci Hitam Prabowo saat Hadiri Forum Bisnis di Lancaster House 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal