Prabowo juga mengingatkan kekuasaan tidak bersifat abadi. Menurutnya, yang akan terus dikenang adalah nama baik serta keberpihakan seorang pemimpin kepada rakyat.
Dia menekankan keadilan dan kebenaran hanya bisa ditegakkan melalui kepemimpinan yang berani dan jujur. Karena itu, para pejabat diminta memanfaatkan amanah yang diberikan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Manusia pada saat kita dipanggil, yang kita tinggalkan hanya nama. Nama baik,” kata Prabowo.