Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta komitmen Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk merealisasikan proyek tersebut.“Bisa KAI? Bisa Menteri Perhubungan?” tanya Prabowo.
“Siap bisa,” jawab keduanya kompak.
Tidak berhenti pada Trans Sumatra Railway, Prabowo juga mengungkap rencana pembangunan jaringan kereta Trans Kalimantan. Proyek tersebut diharapkan dapat dimulai setelah pembangunan jalur kereta lintas Sumatra berjalan, bahkan jika memungkinkan dilakukan secara bersamaan.
“Habis Trans Sumatra nanti Trans Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur. Kita buktikan. Indonesia menghadapi masa depan dengan optimis, dengan gembira, dengan semangat, tanpa melupakan sejarah. Sejarah penting bagi kita, bagi kepribadian kita, bagi masa depan kita,” kata Prabowo.