Sementara itu, Mojtaba Hosseini Khamenei, putra tertua Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.
Media oposisi Iran International, mengutip sumber pejabat, melaporkan Mojtaba dipilih sebagai pengganti Khamenei oleh Majelis Pakar, badan yang bertugas memilih pemimpin tertinggi yang baru.
Pemilihan Mojtaba dilaporkan berjalan alot karena ada intervensi dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Tak heran, Mojtaba merupakan sosok konservatif yang dekat dengan militer. Dia disebut-sebut memiliki pemikiran lebih keras dari ayahnya, Khamenei.