Dia juga mengingatkan bahwa setiap orang tua menginginkan anak-anaknya memiliki kehidupan yang baik, tanpa memandang agama, suku, ras, maupun latar belakang keluarga.
“Tidak ada orang tua yang ingin anaknya hidup dengan tidak baik. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya gagal dalam hidup. Apa pun agama kita, apa pun suku kita, apa pun ras kita, apa pun latar belakang kita, setiap orang tua menginginkan anak-anaknya hidup dengan baik,” tambahnya.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Prabowo menekankan pentingnya pendidikan dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk menciptakan negara yang maju dan berhasil.
“Saudara-saudara, karena itu bernegara, membangun suatu negara, nation building, adalah sebenarnya kunci daripada keberhasilan nation building adalah pendidikan. Pendidikan dari sangat awal, pendidikan dari sebelum lahir, pendidikan orang tua, pendidikan usia dini, pendidikan taman kanak-kanak, pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah lanjutan, dan seterusnya,” ucap Prabowo.
Prabowo menambahkan, pendidikan yang berkualitas membutuhkan investasi besar, terutama untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Dia menilai guru memiliki peran penting dalam melahirkan generasi unggul.
“Pendidikan ada yang formal, ada yang informal. Kunci daripada negara yang berhasil adalah pendidikan. Pendidikan yang baik memerlukan investasi yang besar. Pendidikan yang baik membutuhkan guru-guru yang baik, yang hebat. Negara yang unggul dilahirkan oleh guru-guru yang hebat. Untuk mendapatkan guru-guru yang hebat perlu investasi yang besar,” ujarnya.