JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian di sektor pangan dan energi. Hal ini dilakukan untuk memperkuat fondasi ketahanan nasional.
Prabowo menyebut, Indonesia memiliki potensi besar untuk memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dari sumber energi nabati, seperti kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu. Hal ini dapat membuat Indonesia lepas dari ketergantungan impor bahan bakar.
"Masalah BBM juga bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada energi, dan kita memiliki karunia besar dari Yang Mahakuasa bahwa kita nanti mampu kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita, dari kelapa sawit, dari singkong, dari jagung, dari tebu," kata Prabowo di sela peresmian 218 jembatan bailey, armco, dan perintis secara virtual, Senin (9/2/2026).
Selain itu, Kepala Negara menekankan pentingnya untuk mencapai swasembada pangan, khususnya beras sebagai makanan pokok. Hal ini telah lama menjadi prioritas perjuangannya
“Dalam keadaan perang di mana-mana, swasembada beras, di mana beras adalah makanan pokok kita. Tapi kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita memenuhi kebutuhan protein kita,” ujarnya.