JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat terkait untuk menghadiri rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/4/2026). Ratas membahas rencana penyediaan hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api, khususnya di Senen, Jakarta Pusat.
Tampak hadir Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin. Kemudian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Dirut PT Pindad Sigit P Santoso, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo ke kawasan permukiman padat di bantaran rel pada Maret 2026. Pemerintah berkomitmen menata kawasan tersebut sekaligus menyediakan hunian yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan, negara harus hadir secara tegas dalam mengelola aset-asetnya, terutama yang selama ini dikuasai pihak lain tanpa pemanfaatan optimal.
“Kita tahu negara ini adalah negara hukum. Jadi tanah negara harus digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat. Jangan ragu-ragu,” ujar Maruarar kepada awak media.