Presiden juga menegaskan dirinya dipilih untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang latar belakang politik maupun hasil pemilu di daerah.
"Tidak ada urusan saudara berasal dari partai mana. Jangan terlibat sekat-sekat yang timbul karena sejarah," kata Prabowo.
Presiden memastikan seluruh program kesejahteraan tetap dijalankan secara merata di seluruh daerah, termasuk wilayah yang tidak memenangkan pasangan Prabowo–Gibran pada Pilpres lalu.
"Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat, tapi MBG tetap jalan. Koperasi Merah Putih tetap kita rehabilitasi. Saya kalah di Aceh, tetap kita bangun habis-habisan," ujarnya.
Prabowo kembali menegaskan, fase persaingan politik telah berakhir dan kini saatnya seluruh elemen bangsa bekerja bersama. "Persaingan selesai, sekarang kerja. Itu yang saya tawarkan," katanya.
Dia mencontohkan dukungan pemerintah terhadap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berasal dari PDIP.
"Pak Pram dari PDIP, tetap saya dukung sebagai Gubernur DKI. Karena kepentingannya rakyat. Tahun 2029 silakan bertanding lagi," kata Presiden, disambut tepuk tangan.