Bila perlu, Prabowo melanjutkan, dia bisa mengerahkan anggota TNI, kepolisian, hingga BUMN untuk turun membersihkan tempat-tempat pariwisata.
"Dandim, Dandrem, saya perintahkan kau. Gerakan anak buahmu, korve! Tiap hari atau tiap berapa hari. Korve, korve, korve!” ucapnya diikuti teriakan para prajurit tanda mereka siap digerakkan.
Tak hanya itu, Prabowo juga ikut memerintahkan semua menteri dan kepala lembaga untuk membiasakan budaya kebersihan di lingkungan masing-masing. Minimal, ribuan aparatur sipil negara (ASN) bisa ikut menjaga agar tidak membuang sampah sembarangan.
"Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Bagaimana bupati, wali kota? Ini untuk rakyat kita. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” tuturnya.
Dalam momen tersebut Kepala Negara mengingatkan seluruh kepala daerah dan pemimpin di berbagai tingkatan untuk tidak menyerah dalam upaya menghilangkan kemiskinan di Indonesia. Prabowo menekankan bahwa kekayaan alam bangsa sangat melimpah, namun pengelolaannya oleh para elite masih belum optimal.
“Kekayaan kita sangat banyak, tapi terus terang saja bahwa unsur pimpinan di semua tingkat, unsur elite akademis, para profesor, elite politik, elite tentara, polisi, para pimpinan yudikatif, kita harus akui bahwa elite Indonesia masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya.