"Bapak Presiden menempatkan ketahanan air sebagai salah satu program penting, karena tidak saja mendukung kehidupan sehari-hari tetapi juga untuk ketahanan pangan," kata dia.
Arif menjelaskan, BRIN saat ini telah memiliki sejumlah teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi sumber-sumber air baru.
"BRIN sudah memiliki sejumlah teknologi untuk mendeteksi sumber-sumber air baru baik berbasis nuklir maupun drone. Juga teknologi desalinisasi air laut," ujarnya.
Untuk menindaklanjuti arahan Kepala Negara, Arif Satria mengatakan BRIN akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar implementasi program dapat segera dilakukan.
"BRIN juga akan koordinasi dengan Menteri PU untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden. Menteri PU memberikan respons positif dan akan dikoordinasikan segera," tuturnya.