Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Belum Bisa Naik

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan gaji guru dan PNS belum bisa naik. (Foto: Sekretariat Presiden)

Prabowo menyebut berdasarkan perhitungan para ahli, Indonesia mengalami kerugian hingga 150 miliar dolar AS atau Rp2.500 triliun tiap tahun. Kekayaan yang harusnya dirasakan manfaatnya untuk pembangunan di dalam negeri, justru menguap pergi.

"Saudara-saudara, kebocoran kita, kita hitung, para ahli hitung sekarang adalah kurang lebih 150 miliar (dolar AS) tiap tahun, Rp2.500 triliun tiap tahun,” ucapnya.

Karena itu, kaya Prabowo, berbagai upaya perbaikan tata kelola negara demi menutup celah kebocoran terus dilakukan pemerintah. Salah satu upaya yang kini dilakukan pemerintah yaitu dengan menerapkan kebijakan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI). 

Hal ini untuk mencegah praktik under invoicing yang dilakukan para pengusaha. Selain itu, pemerintah juga telah menutup hingga 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus merugi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
23 jam lalu

Gerindra Ungkap Visi Prabowo Ingin Jadikan Indonesia Petarung Global

24 jam lalu

Rocky Gerung Tegaskan Tak Bela Prabowo: Gue Membela Pengertian Konstitusi

24 jam lalu

Rocky Gerung Dorong Perubahan Radikal di Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya

24 jam lalu

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal