"Itu pun masih belum segera bisa dimulai. Termasuk namanya pun mau JPO Ancol BTN JIS. Saya bilang nggak enak banget. Kenapa nggak JPO bersama BTN," ucap dia.
Dalam kesempatan itu, Pramono meyakini bahwa kawasan Ancol-JIS akan menjadi salah satu ikon baru Jakarta di masa depan. Maka dari itu dia meminta agar JPO sepanjang 466 meter ini didesain secara ikonik.
"Mudah-mudahan menjadi ikonik betul. Tulisan BTN-nya harus gede Pak Dirut. Harus gede, harus jelas. Habis itu, sekarang kan nulisnya baru di bawah. Habis itu nulisnya di atas (JIS) gitu ya," katanya.