Presiden Jokowi Pegang Data Intelijen soal Internal Parpol, Lemhannas: Beliau Tahu Batasannya

riana rizkia
Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto membenarkan Presiden Jokowi memegang data intelijen soal parpol. (Foto: MPI)

Andi menjelaskan operasi intelijen tidak dapat berubah menjadi operasi politik. Terlebih, saat ini Indonesia tengah dalam pematangan demokrasi yang direncanakan bakal terjadi pada 2029 mendatang. 

"Operasi-operasi intelijen tidak bisa berubah menjadi operasi-operasi politik pada saat sistem demokrasi sedang berusaha dikuatkan menuju konsolidasi dan kematangan demokrasi," katanya. 

"Pak jokowi memberi pesan kepada kami di lembaga-lembaga agar profesional dan netral. Lalu kerangka reformasi keamanan, kerangka-kerangka demokratisasi selalu menjadi pesan-pesan utama beliau," tuturnya. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ingin Jelaskan Nama Baik dan Harga Dirinya Terkoyak

4 hari lalu

Istana Bantah Ada Pembersihan Orang-Orang Jokowi dari Pemerintahan Prabowo Lewat Reshuffle

4 hari lalu

Pengacara Jokowi Pastikan Kliennya Hadir di Sidang Kasus Ijazah: Tunggu Panggilan JPU

4 hari lalu

Jokowi Ungkap Obrolan dengan Prabowo saat Putusan MK Ijazah Gibran, Ternyata Bahas Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal