"SMA Taruna Nusantara didirikan untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kapasitas akademik unggul, untuk dibina dan diberi kesempatan terbaik agar kelak menjadi kader pembangunan bangsa yang berguna," kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menegaskan, pendidikan merupakan instrumen utama pembangunan nasional, tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kesejahteraan, demokrasi. Pendidikan juga menjadi kunci pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup rakyat.
Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan rencana pengembangan SMA Taruna Nusantara di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, SMA Taruna Nusantara telah hadir di Magelang dan Malang, dengan total enam kampus. Sekolah ini juga akan dikembangkan di sejumlah daerah lain seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan. Pemerintah juga menargetkan pembentukan sekolah unggulan baru bernama SMA Garuda, dengan visi menghadirkan minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi.
"Kita ingin mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang patriotik, cinta tanah air, berakhlak baik, jujur, dan bertanggung jawab. Pemimpin yang akan mengabdi sepenuhnya untuk rakyat dan bangsanya," tegas Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk merenovasi sekitar 60.000 sekolah pada tahun ini dari total sekitar 300.000 sekolah di seluruh Indonesia, guna meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional.