Prihatin dengan Isu Skandal di Dirjen Pajak, Wakil Ketua DPD RI Harap Penerimaan Pajak Tak Terganggu

Sekar Paring Gusti
Wakil Ketua DPD RI meminta pemerintah untuk segera memberikan penjelasan serta klarifikasi terkait adanya isu skandal keuangan di Dirjend Pajak dan Kemenkeu. (Foto: dok DPD RI)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta pemerintah untuk segera memberikan penjelasan serta klarifikasi terkait adanya isu skandal keuangan di Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan saat ini.

Permintaan ini disampaikan Senator asal Bengkulu itu dalam rangka menjawab pertanyaan publik dan memastikan terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pajak. Pihaknya ingin isu ini tidak menjadi liar dan memengaruhi penerimaan pajak dan mengganggu jalannya pemerintahan.

"Setidaknya publik bisa memahami duduk persoalan yang ada Kementerian Keuangan. Dengan demikian isu ini tidak kemudian dikonversi menjadi isu politik dan berpeluang memengaruhi penerimaan pajak pemerintah tahun ini,” ujar Sultan.

Lebih lanjut, mantan aktivis KNPI itu meminta agar Kementerian Keuangan terus berkoodinasi dengan lembaga penegakan hukum seperti KPK dan Kejaksaan Agung RI. Dia ingin segera dilakukan proses investigasi dan penyelidikan secara terbuka, cermat, dan cepat.

"Kita ketahui bahwa penerimaan pajak pemerintah sudah berada pada capaian yang bagus pada tahun lalu. Dan target Penerimaan Perpajakan dalam APBN tahun anggaran 2023 mencapai Rp2.021,2 triliun,” katanya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Nasional
55 menit lalu

13 dari 27 Orang Terjaring OTT KPK di Cilacap Dibawa ke Jakarta

Nasional
2 jam lalu

Terjaring OTT KPK, Bupati Cilacap Cs Tiba di Jakarta

Nasional
3 jam lalu

KPK Sita Uang Tunai saat OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Nasional
11 jam lalu

6 Jam Diperiksa KPK di Banyumas, Bupati dan Pejabat Pemkab Cilacap Dibawa ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal