Profil Buya Syafii Maarif, Cendekiawan Indonesia dari Minangkabau

Faieq Hidayat
Prof Dr Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia. (Foto ist).

Tidak lama, dia justru diangkat menjadi guru bahasa Inggris dan bahasa Indonesia di sekolah tersebut. 

Usai lulus sekolah dari Muallimin pada 12 Juli 1956, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya, terutama karena masalah biaya. Kemudian berangkat ke Lombok memenuhi permintaan Konsul Muhammadiyah dari Lombok untuk menjadi guru di Desa Pohgading.

Pada usai 22 tahun, Buya Syaffi melanjutkan pendidikan di Universitas Cokroaminoto, Surakarta dengan memperoleh gelar sarjana muda pada tahun 1964.

Setelah itu, dia melanjutkan pendidikannya untuk tingkat sarjana penuh (doktorandus) pada Fakultas Keguruan Ilmu Sosial, IKIP (sekarang Universitas Negeri Yogyakarta) dan tamat pada tahun 1968.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Seleb
11 jam lalu

Detik-Detik Ibunda Fedi Nuril Meninggal Dunia, Sempat Tersedak Air Putih

Seleb
11 jam lalu

Permintaan Terakhir Ibunda Fedi Nuril sebelum Meninggal Dunia, Minta Kerudung

Seleb
12 jam lalu

Tangis Fedi Nuril Pecah saat Makamkan Jenazah Ibunda Tercinta di TPU Karet Bivak

Nasional
14 jam lalu

Innalillahi, Ibunda Fedi Nuril Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal