Pada periode kedua sebagai anggota DPR, Ganjar ditempatkan di Komisi II yang mengawasi bidang pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, reformasi birokrasi, pemilu, pertanahan dan reforma agraria.
Ganjar makin dikenal publik saat menjadi anggota Pansus Hak Angket Bank Century sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR. Saat itu Ganjar sebagai mahasiswa pascasarjana di FISIP UI sejak 2009 terpaksa cuti karena kesibukannya sebagai anggota DPR.
Meski demikian, Ganjar tetap melanjutkan studinya sampai mampu menyelesaikan pascasarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada 2013.
Selanjutnya Ganjar maju sebagai calon gubernur Jateng. Ganjar menggandeng Heru Sudjatmoko yang diusung PDIP. Ganjar dan Heru dikenal dengan jargon 'Mboten Korupsi Mboten Ngapusi' yang artinya tidak korupsi tidak membohongi.
Keduanya menjadi pemenang dengan perolehan suara mencapai 48,82 persen. Pada Jumat 23 Agustus 2013 dilaksanakan pelantikan Ganjar dan Heru oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang.
Pilgub Jateng berikutnya, dia kembali maju berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen yang merupakan anggota DPRD Jateng periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kemenangan kembali berpihak pada Ganjar dengan perolehan suara 58,78 persen atau 10.362.694 suara. Ganjar dan Taj Yasin resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng periode 2018-2023.