JAKARTA, iNews.id – Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran berlangsung mencekam di tengah meningkatnya konflik di kawasan tersebut. Sebanyak 22 WNI akhirnya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (10/3/2026) sore setelah dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri.
Pemulangan dilakukan karena situasi perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat semakin memanas. Para WNI dievakuasi melalui jalur darat dari Teheran menuju Turki dengan melewati Azerbaijan, sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia.
Salah satu WNI yang ikut dipulangkan, Zulfan Lindan, menceritakan proses evakuasi dimulai sejak Selasa, 3 Maret 2026. Saat itu pemerintah membuka formulir bagi WNI yang ingin kembali ke Indonesia.
“Dua hari kami mengisi form hari Selasa, hari Kamis kami ke Kota Tehran, menginap di hotel. Hari Jumat pagi subuh kami berangkat,” kata Zulfan dalam konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (10/3/2026).
Dia mengatakan situasi paling menegangkan terjadi saat para WNI berada di kawasan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran. Saat itu, beberapa rudal melintas di atas wilayah kedutaan.
“Situasinya mencekam. Ketika kami berada di Kabari Teheran, itu 10 bom di atas Kabari itu lewat. Dan satu kilo sampai dua kilo itu bom itu luar biasa sehingga kaca-kaca di kedutaan itu bergetar,” ujar dia.