Presiden P20 ke-8 itu kemudian berbicara soal pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Menurut Puan, diperlukan usaha bersama untuk bergotong royong mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan global demi terciptanya tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Pencapaian SDGs memerlukan lingkungan yang kondusif. Karena tidak ada pembangunan tanpa perdamaian,
dan tidak ada perdamaian tanpa pembangunan,” ungkapnya.
"Pencapaian SDGs sejauh ini dipengaruhi oleh tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di berbagai bidang seperti perang, meningkatnya ketegangan geopolitik, perubahan iklim, dan pemulihan yang tidak merata. Semuanya saling terkait dan menuntut solusi segera," lanjut Puan.
Selain itu, lambatnya kemajuan SDGs dinilai berakar pada tatanan global yang tidak adil. Untuk mengatasi masalah ini Puan mengajak P20 untuk melakukan tindakan intervensi, termasuk dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih inklusif.
“Selain itu, kita juga perlu memperbarui lembaga-lembaga multilateral berdasarkan realitas ekonomi dan politik abad ke-21,” katanya.
Puan menegaskan, SDGs membawa masa depan bersama bagi dunia. Menurutnya, SDGs juga bukan hanya sekedar daftar tujuan dan target.
“SDGs membawa harapan masyarakat bebas dari kemiskinan, impian masyarakat bebas kelaparan,” kata Puan.