Adapun total penumpang yang belum kembali dari Sumatra ke Jawa diperkirakan sebanyak 116.255 atau sebesar 13 persen dari total penumpang yang berangkat dari Jawa ke Sumatra pada periode mudik lalu.
"Sesuai prediksi ASDP bahwa akhir pekan pada Sabtu (29/4/2023) dan Minggu (30/4/2023) merupakan puncak arus balik kedua di lintas Bakauheni - Merak mengingat tren pergerakan kendaraan roda dua, mobil pribadi dan bus mengalami kenaikan cukup tinggi. ASDP pun memastikan kapasitas kapal dan pelabuhan memadai dalam mengakomodir kendaraan maupun pemudik yang akan kembali ke Jawa," tutur Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin.
Trafik roda dua yang kembali ke Jawa mulai dari Minggu (23/4/2023) hingga Minggu (30/4/2023) sebanyak 66.339 unit atau sudah 91 persen dari total yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera terhitung dari Rabu (12/4/2023) hingga Sabtu (22/4/2023) sebanyak 66.339 unit. Oleh karena itu, masih ada sekira 6.230 unit pemudik motor atau 9 persen lagi yang akan kembali ke Jawa pada arus balik ini.
Untuk mobil pribadi yang sudah meninggalkan Sumatra mulai dari Minggu (23/4/2023) hingga Minggu (30/4/2023), tercatat sudah 100.707 unit atau sekitar 91 persen dari total yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra pada mudik kemarin terhitung dari Rabu (12/4/2023) hingga Sabtu (22/4/2023) sebanyak 110.355 unit mobil pribadi. Msih ada sekira 9.648 unit pemudik mobil pribadi atau 9 persen lagi yang akan kembali ke Jawa pada arus balik ini.
"Total kendaraan yang kembali dari Sumatra ke Jawa mulai dari Minggu (23/4/2023)hingga Minggu (30/4/2023) sebanyak 180.213 unit atau sudah 84 persen dari total yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra pada periode mudik terhitung dari Rabu (12/4/2023) hingga Sabtu (22/4/2023) sebanyak 213.737 unit. Sehingga, total kendaraan yang belum kembali dari Sumatra ke Jawa diperkirakan sebanyak 33.524 unit atau sebesar 16 persen dari total kendaraan yang berangkat dari Jawa ke Sumatra pada periode mudik lalu," tutur Shelvy.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berkat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder. Menurutnya, layanan arus balik penyeberangan dari Sumatra menuju Jawa kini menjadi fokus, mengingat tingginya angka pemudik di kedua pulau besar ini.
Namun, dipastikan infrastuktur pelabuhan sangat memadai untuk melayani lonjakan pemudik. Dengan daya tampung Pelabuhan Bakauheni yang mencapai 39.000 unit kendaraan, volume kendaraan yang terus meningkat pasti akan terserap. Bahkan, Pemerintah juga menyiapkan rencana cadangan jika Pelabuhan Bakauheni telah melampaui kapasitas, yaitu pengalihan arus kendaraan ke Pelabuhan Panjang atau Pelabuhan BBJ.
Hal positif dalam penyelenggaran layanan arus mudik dan balik tahun ini, baik di Merak-Bakauheni maupun di tempat lain. Antara lain, yaitu pemudik yang kooperatif untuk membeli tiket secara daring jauh-jauh hari, dan jumlah pengguna sepeda motor yang menurun.