Purbaya Gelontorkan Rp809 Triliun Uang Negara di Awal Tahun, Buat Beli Apa Saja?

Rohman Wibowo
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengalokasikan Rp809 triliun dana dari APBN di awal 2026. (Foto: Anggie Ariesta)

"Kami juga memastikan pengumpulan pajak kami, pendapatan kami lebih baik. Saya sudah melakukan restrukturisasi ditjen pajak dan bea cukai," katanya.

"Untuk tahun 2026, Indonesia tetap fiskalnya ekspansif. Dengan pendapatan negara sebesar Rp3.000 (triliun) dan lebih defisit sebesar Rp689 (triliun)," imbuhnya. 

Sebelumnya, Purbaya juga sempat menegaskan soal mesin pendongkrak pertumbuhan ekonomi yang bakal terus digerakkan demi menjaga momentum prospek ekonomi pasca rilis Badan Pusat Statistik (BPS). Sejumlah indikator mikro dan makro menjadi pertimbangan pengambilan keputusan Purbaya.

Seperti indeks kepercayaan konsumen yang dalam tren positif, kurva konsumsi BBM yang positif, kenaikan penjualan listrik untuk industri naik hingga sektor manufaktur, dengan indeks PMI ekspansif belakangan.

Sehingga, kebijakan fiskal yang tepat sasaran dan bernilai tambah akan terus dimasifkan oleh pemerintah. Intervensi ini demi menjaga sentimen pasar yang bisa memengaruhi laju perekonomian nasional, termasuk penilaian dari lembaga internasional.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Airlangga Klaim Politik hingga Ekonomi Stabil

3 hari lalu

Menkeu Suahasil Jamin Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Prioritas Prabowo

4 hari lalu

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Pastikan APBN Tetap Ekspansif hingga Akhir 2026

9 hari lalu

Di Depan Presiden Bank Dunia, Menkeu Suahasil Ungkap Kekuatan Ekonomi ASEAN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal