Purbaya Ikut Jaga Rupiah Lewat Surat Utang, Akui Prosesnya Perlu Waktu

Anggie Ariesta
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku menjaga rupiah lewat surat utang memerlukan waktu. (Foto: iNews.id/Anggie)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan proses penguatan nilai tukar rupiah melalui intervensi pemerintah membutuhkan waktu. Ia menegaskan dukungan Kementerian Keuangan tidak dilakukan melalui intervensi langsung di pasar valuta asing, melainkan melalui penguatan pasar Surat Berharga Negara (SBN) atau bond market.

Purbaya menilai stabilitas di pasar obligasi merupakan kunci agar tekanan terhadap mata uang Garuda tidak semakin dalam.

"Itu kan perlu waktu. Kita kan nggak masuk ke pasar dolar langsung. Tapi kita hanya menjaga stabilitas bond market," ujar Purbaya di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Langkah stabilisasi ini dilakukan secara perlahan guna memastikan imbal hasil obligasi tetap menarik bagi investor. 

“Kita akan bantu sedikit-sedikit nanti," ungkap dia.

Eks Ketua DK LPS ini mengklaim saat ini kondisi pasar obligasi sudah mulai menunjukkan tren positif seiring dengan kembalinya minat investor asing ke pasar domestik.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Bantah Incar Influencer dan Pedagang Online untuk Tarik Pajak Baru: untuk Semua WNI

57 tahun lalu

Purbaya Jamin Fundamental Ekonomi Kokoh: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis!

57 tahun lalu

Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN, Ada Apa?

57 tahun lalu

Purbaya Bantah Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal