Purbaya Ngaku Sudah Gelontorkan Rp8 Triliun demi Jaga Rupiah

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (foto: Anggie Ariesta)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menggelontorkan anggaran Rp8 triliun untuk melakukan stabilisasi di pasar obligasi negara. Langkah ini diambil guna memperkuat jangkar koordinasi bersama Bank Indonesia (BI) dalam membentengi nilai tukar rupiah dari tekanan depresiasi. 

Eksekusinya dilakukan melalui mekanisme pembelian kembali (buy back) Surat Utang Negara (SUN) yang dilepas oleh para investor asing di pasar modal.

Melalui strategi intervensi ini, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga pergerakan tingkat imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) agar tidak bergejolak terlampau tinggi.

"Mungkin Rp8 triliun lebih yang di obligasi ya," kata Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Purbaya mengisyaratkan realisasi angka operasi pasar ini sebenarnya merupakan data sensitif yang awalnya tidak direncanakan untuk dibuka ke publik. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
12 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

1 hari lalu

BI Siapkan Intervensi Jaga Rupiah, Inflasi Pangan Jadi Perhatian

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp18.046 per dolar AS

2 hari lalu

Kisah Sukses BJ Habibie Perkuat Rupiah saat Krisis 1998, Melesat ke Rp6.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal