Purbaya Optimistis Defisit APBN 2026 Terjaga di 2,85 Persen, Ini Faktornya

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)

“Terus juga nanti saya berhasil lebih bagus memperbaiki pajak dan biaya cukai dan ekonomi membaik sesuai dengan prediksi kita. Ada kemungkinan besar pendapatan pajak kita akan meningkat dan kondisi anggaran kita akan semakin membaik,” tuturnya.

Hingga akhir tahun anggaran, APBN diproyeksikan tetap tangguh dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menyokong pendanaan berbagai program prioritas. 

Total pendapatan negara hingga akhir tahun diperkirakan mampu menembus Rp3.208,1 triliun atau setara 101,7 persen dari target awal. Sementara itu, pagu belanja negara diproyeksikan mencapai Rp3.942,4 triliun atau mencakup 102,6 persen dari target APBN.

Melalui perhitungan tersebut, outlook defisit APBN secara nominal diperkirakan bertengger di angka Rp734,3 triliun atau 2,85 persen terhadap PDB, dengan kebutuhan pembiayaan anggaran yang disiapkan sebesar Rp734,3 triliun. 

Purbaya juga memastikan aliran dana belanja ini akan difokuskan untuk mengawal agenda prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Revitalisasi Sekolah, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, serta Koperasi Desa Merah Putih.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp196,5 Triliun hingga Semester I 2026, Setara 0,70 Persen PDB

57 tahun lalu

Purbaya Ungkap Penyebab Neraca Dagang RI Tiba-Tiba Defisit di Mei 2026

57 tahun lalu

Surplus 72 Bulan Berakhir! Neraca Dagang Mei 2026 Defisit 1,61 Miliar Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Yakin Defisit APBN Tak Lebih dari 3 Persen: Harga Minyak Dunia Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal