"Pertemuan di negara ketiga juga dimungkinkan, tapi hanya setelah kesepakatan akhir tercapai mengenai perjanjian perdamaian untuk perspektif sejarah jangka panjang," ujarnya.
Putin mendengar, Zelensky siap melakukan pertemuan empat mata, namun dia menegaskan bukan pertama kali pihaknya mendengar pernyataan seperti itu.
Dia juga bersedia menegosiasikan pola keamanan baru untuk Eropa seraya memilih mitra negosiasi pilihannya adalah mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroder. Putin bersahabat lama dengan Schroder dan terbilang kontroversial karena dia bekerja untuk perusahaan energi milik pemerintah Rusia.
Pernyataan Putin itu disampaikan hanya beberapa jam setelah menyampaikan pidato Victory Day di Lapangan Merah, Moskow.
Dalam pidato tersebut Putin mengatakan Rusia terlibat dalam perang yang "adil" seraya menyebut Ukraina sebagai kekuatan agresif yang dipersenjatai dan didukung oleh seluruh anggota NATO.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini parade militer digelar tanpa menampilkan peralatan perang.
Tidak ada tank dan rudal seperti biasanya, dipicu kekhawatiran karena Ukraina mungkin menyerang Lapangan Merah menggunakan drone.