Putuskan Gabung Koalisi Jokowi, Demokrat Diminta Tak Main Dua Kaki

Abdul Rochim
Partai Demokrat diminta tidak main politik dua kaki jika benar-benar bergabung dengan koalisi pendukung pemerintahan Jokowi. (Foto: ilustrasi/dok.Sindonews).

JAKARTA, iNews.id - Keputusan Partai Demokrat bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dinilai langkah tepat. Namun, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu diminta tidak main politik dua kaki.

"Semakin banyak partai yang bergabung dengan koalisi pemerintah, saya kira semakin baik sehingga tidak kita habiskan waktu kita untuk berdialektika, berdiskusi, berdebat di ruang publik," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, Emrus Sihombing, Senin (12/8/2019).

Kendati dipandang baik, Emrus mengingatkan, ketika Demokrat sudah menyatakan bergabung dengan koalisi pemerintahan, mereka harus memiliki sikap konsisten. Jangan sampai setelah bergabung, namun di tengah jalan masih menyerang pemerintah dengan alasan kritik membangun.

"Itu kan namanya main dua kaki. Kalaupun ketika nanti berkoalisi ada yang kurang maka harusnya disampaikan di rapat kabinet, tidak harus disampaikan di ruang publik dengan alasan kami tetap memberikan pengawasan kepada pemerintahan melalui legislatif. Itu sebenarnya politik dua kaki," kata dia.

Partai Demokrat akhirnya memutuskan masuk dalam Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Menurut Ketua Divisi Komunikasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen, keputusan tersebut diambil setelah berkabung 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
8 hari lalu

Demokrat Belum Bahas Capres 2029: Belum Dengar Ada Nama Selain Prabowo

11 hari lalu

Pemilu AS, Trump Pede Partai Republik Menang di DPR dan Senat

23 hari lalu

Demo Kecam Netanyahu di Sidang Umum PBB, Aktris Hollywood hingga Politisi Ditangkap Polisi

26 hari lalu

Trump Puji Zohran Mamdani: Wali Kota Hebat walau Beda Partai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal