Sementara itu, Emirates membatalkan sejumlah penerbangan menuju dan dari Riyadh, Jeddah, Madinah, serta Dammam pada periode tertentu. Sejumlah maskapai internasional lainnya juga melakukan penyesuaian koneksi, pengalihan rute, pembatalan penerbangan, hingga penghentian sementara layanan menuju Riyadh.
Meski demikian, Kemenhub menyatakan penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi yang tercantum dalam laporan pemantauan masih beroperasi. Layanan Garuda Indonesia dan Lion Air menuju Jeddah serta penerbangan Saudia pada rute yang tercatat dalam laporan tetap berjalan.
Ditjen Perhubungan Udara akan terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi operasional penerbangan, termasuk penanganan penumpang yang terdampak perubahan jadwal maupun rute perjalanan.
Kemenhub juga mengimbau masyarakat yang memiliki rencana perjalanan menuju atau dari Arab Saudi menggunakan penerbangan transit agar secara berkala memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai.
Penumpang diminta memastikan kembali jadwal dan rute perjalanan, serta menghubungi maskapai apabila terdapat perubahan pada penerbangan lanjutan. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.