Qodari soal Diskusi di UGM Kisruh: Demokrasi Bisa Terjadi Kalau Ada Dialog

Riyan Rizki Roshali
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari menilai demokrasi bisa terjadi jika ada dialog. (Foto: Istimewa)

Situasi mulai berubah ketika Budiman Sudjatmiko mendapat giliran berbicara. Pada saat itu, sejumlah massa dari luar gedung mulai masuk dan menempati area tribun. 

Dalam paparannya, Budiman menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membungkam masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat. Pernyataan itu disampaikan terkait kasus yang menimpa Tiyo Ardianto, mantan Ketua BEM UGM, yang sebelumnya viral setelah mengunggah kondisi mobilnya yang disebut dipasangi alat detektor oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Namun, sesaat setelah menyampaikan pernyataan tersebut, sekelompok massa yang berada di tribun belakang bergerak menuju panggung. Awalnya, Budiman masih menunggu dan bersedia berdialog langsung dengan mereka. 

Situasi kemudian semakin sulit dikendalikan karena jumlah massa yang naik ke atas panggung terus bertambah. Aksi saling dorong dan caci maki pun terjadi. Massa yang datang belakangan ikut merangsek ke depan dan mendorong petugas keamanan yang mengawal Budiman Sudjatmiko.

Melihat kondisi yang semakin tidak kondusif, petugas keamanan memutuskan mengevakuasi Budiman melalui pintu samping gedung demi menjaga keselamatannya. Meski demikian, Budiman disebut masih ingin tetap berada di lokasi untuk berdialog dengan mahasiswa.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 jam lalu

Jokowi Ditanya Perubahan Struktur Wajah: Dari Dulu sampai Sekarang Seperti Ini

18 jam lalu

Jokowi Keberatan Ijazahnya Diuji Labfor Ulang: Itu Dokumen Pribadi Saya

21 jam lalu

Jokowi Singgung Etika Roy Suryo: Peneliti Tak Seperti Ini, Datang ke UGM Bawa Rombongan

22 jam lalu

Jokowi soal Polemik Ijazah: Saya Merasa Dihina, Direndahkan dengan Amat Sangat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal