Di kesempatan yang sama, TGB Zainul Majdi menyampaikan pemanasan global merupakan salah satu sumber potensi konflik di masa depan. Oleh karena itu peran ulama dan dialog lintas iman menjadi hal yang penting sebagai upaya mitigasi sekaligus menjalin kerja sama yang berkelanjutan.
"Hukama terlibat di COP 28 di Abu Dhabi, UEA dan COP 29 di Baku, Azerbaijan dengan membuka lapak paviliun iman dan berdialog dengan pimpinan negara untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan," kata TGB Zainul Majdi.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) merupakan sebuah lembaga lintas negara yang bersifat independen, didirikan pada 2014 di Abu Dhabi. MHM memiliki tujuan mempromosikan perdamaian dan kehidupan damai pada masyarakat muslim dan masyarakat nonmuslim, menyebarkan dan menguatkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan koeksistensi (hidup berdampingan secara rukun dan damai).
Sejak 2021, telah dibuka MHM kantor cabang Indonesia, yang diawali sebagai kantor virtual dan selanjutnya diresmikan berkantor di Jakarta pada Oktober 2023.