Rafael Sebut Kenaikan Harta akibat Penambahan NJOP

Antara
Rafael Alun Trisambodo (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Mantan pejabat Ditjen PajakRafael Alun Trisambodo menyebut hartanya sudah dilaporkan secara wajar sejak 2011. Kenaikan kekayannya merupakan peningkatan nilai jual objek pajak (NJOP).
 
"Jadi kalau sekarang diramaikan dan dibilang tidak wajar hanya karena kasus yang dilakukan oleh anak saya, jadi janggal karena sudah sejak 2011 sudah dilaporkan," kata Rafal, Minggu (26/3/2023).
 
Dia juga mengatakan perolehan harta yang dia miliki sudah tercatat dalam surat pemberitahuan tahunan orang pribadi (SPT-OP) di Ditjen Pajak sejak tahun 2002.
 
"Seluruh aset tetap tersebut sudah diikutkan program Tax Amnesty tahun 2016 dan juga diikutkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) tahun 2022. Sehingga saat ini seharusnya sudah tidak menjadi masalah" kata Rafael.
 
Dia merasa hera kepemilikan hartanya baru dipermasalahkan sekarang. Meski demikian, Rafael berjanji tetap kooperatif.

Selain itu, dia juga menegaskan tidak akan kabur ke luar negeri. Dia siap mengklarifikasi hartanya kepada KPK dan Kementerian Keuangan.
 
"Tidak benar kabar soal itu (kabur ke luar negeri). Saya selalu hadir saat diminta keterangan oleh KPK dan Inspektorat Jendral Kementerian Keuangan untuk mengklarifikasi harta saya," ujarnya.

Sebelumnya, Rafael bersama istri dan anak sudah diperiksa KPK, Sabtu (25/3/2023) hingga 12 jam. Rafael diperiksa terkait sal-usul hartanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 jam lalu

Tanggapi Lonjakan Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

7 jam lalu

KPK Periksa Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie, Kasus Apa?

8 jam lalu

KPK Geledah Rumah Pemeriksa Pajak di Malang, Sita Emas 1,3 Kg dan Uang Rp100 Juta

11 jam lalu

Kejagung Ungkap Toba Pulp Lestari Diduga Manipulasi Ekspor, Akal-akalan Kurangi Pajak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal