Rapat Bareng DPR, Menhut Ungkap El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015: Jangan Bakar Lahan!

Felldy Aslya Utama
Menhut Raja Juli Antoni (dok. Kemenhut)

Ancaman tersebut berpotensi semakin meningkat karena kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi memasuki fase positif pada September-November 2026. Kondisi ini berpotensi semakin mengurangi curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Situasi tersebut kurang lebih menyerupai kondisi El Nino kuat pada 2015.

Fenomena El Nino yang datang lebih awal membuat kondisi cuaca menjadi lebih panas dan kering serta berlangsung lebih lama. Situasi ini meningkatkan potensi terjadinya karhutla dan memperbesar risiko munculnya asap. Citra sebaran asap pada 16 Agustus 2026 pukul 13.00 menunjukkan asap terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua Selatan.

Oleh karena itu, dia mengingatkan masyarakat maupun korporasi agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi cuaca yang panas dan kering. Dia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api sekecil apa pun, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Jangan membakar lahan. Masyarakat dan korporasi harus sama-sama waspada. Bahkan puntung rokok pun jangan sampai dibuang sembarangan, karena dalam kondisi kering seperti ini bisa menjadi sumber api,” katanya.

Dia menegaskan Kemenhut terus berkoordinasi dengan BMKG dan melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi kondisi tersebut. Menurutnya, kewaspadaan semua pihak menjadi penting untuk mencegah karhutla, terutama ketika kondisi iklim tahun ini berpotensi lebih kering dan panas dibandingkan periode normal.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

BMKG Sebut Mayoritas Wilayah Indonesia Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026

8 hari lalu

Ngeri! Super El Nino Bisa Renggut 451.000 Nyawa di Seluruh Dunia

10 hari lalu

Ratas Karhutla di Istana, Menhut Sebut Prabowo Soroti Serius Masalah Lahan Gambut

12 hari lalu

El Nino Bikin Debit Air Turun, Kapasitas PLTA di Sulawesi Selatan Susut 650 MW

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal