Rapat dengan DPR, KSAL Sebut Perbaikan KRI Teluk Sampit 515 Lebih Mahal Dibanding Beli Baru

Felldy Aslya Utama
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan kepada Komisi I DPR terkait perkiraan perbaikan eks KRI Teluk Sampit-515 yang lebih mahal dibanding membeli kapal perang baru. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNIYudo Margono menyampaikan kepada Komisi I DPR terkait perkiraan perbaikan eks KRI Teluk Sampit-515 yang lebih mahal dibanding membeli kapal perang baru. Hal ini yang menjadi salah satu alasan ada rencana eks KRI Teluk Sampit ini dijual.

Yudo pun membandingkannya saat TNI membeli KRI Youteva pada tahun 2016 silam. Dalam pembelian saat itu TNI harus merogoh kocek sekitar Rp219 miliar.

"Nah kalau ini diperbaiki, merombak lagi dengan replating, dengan ganti mesin dan sebagainya, ini mungkin lebih dari itu Pak harganya," kata Yudo dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi I DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Di samping itu, jenderal bintang empat itu menyampaikan KRI Teluk Sampit-515 ini dinyatakan tak layak bukan keputusan sepihak saja. Hal itu sudah melewati berbagai pertimbangan-pertimbangan serta survei yang telah dilakukan oleh berbagai pihaknya.

"Tentunya dari ketebalan baja ini juga ada penghitungannya Pak, ada pengukurannya bahwa ini sudah tipis dan sudah sering dilaksanakan replating. Kalau sudah tidak mampu lagi di replating, otomatis dari badan kapalnya sudah tidak memenuhi standar, dari permesinannya juga demikian," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 jam lalu

Kabareskrim Absen Rapat Bahas Konflik Agraria di DPR, Eks Wakapolri: Jangan Dibiasakan

8 jam lalu

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

1 hari lalu

TNI Pastikan Situasi Kondusif usai Peringatan Hari Damai Aceh

1 hari lalu

2 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa usai Turunkan Bendera Bulan Bintang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal