Rapat di DPR, Mendiktisaintek Bantah Ingin Tutup Prodi yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

Felldy Aslya Utama
Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan jajarannya mengikuti Rapat Kerja di Komisi X DPR (foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan kembali pihaknya tidak memiliki rencana menutup program studi (prodi) yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri di masa depan. Hal itu disampaikan Brian dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR, Selasa (2/6/2026).

Mulanya, dia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 memang telah ada penutupan 122 program studi.

"Tetapi seluruh penutupan itu adalah berdasarkan usulan dari badan penyelenggara baik PTN maupun PTS," kata Brian dalam rapat.

Ada sejumlah alasan yang mendasari badan penyelenggara menutup prodinya. Misalnya, jumlah mahasiswa prodi yang sudah menunjukkan pengurangan drastis, hingga ada transformasi prodi yang lebih atraktif.

"Seperti misalnya sebelulmnya matematika menjadi aktuaria, karena ketika lulusan aktuaria mereka fokus pelajarannya lebih banyak yang nantinya dibutuhkan oleh industri," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 hari lalu

Roy Suryo Heran Gelar Kehormatan Gibran Hilang di SK Penyetaraan Ijazah S1

12 hari lalu

Mendikti Siapkan Beasiswa untuk Ribuan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

16 hari lalu

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Mendikti Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru

17 hari lalu

Mendiktisaintek Tunjuk Pengganti Rektor Unsoed yang jadi Tersangka KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal