Ratusan Perempuan Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya ke UNESCO

Achmad Al Fiqri
Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia bersama Komunitas Menari melakukan aksi jalan santai di Car Free Day (CFD). (Foto MPI).

"Jadi memang mau kita itu semua perempuan bersedia berkebaya. Supaya kalau kita mendaftarkan kebaya ke UNESCO itu, dunia bisa melihat memang di sini banyak berkebaya," imbuhnya.

Dalam kegiatan itu, setidaknya ada 300 perempuan yang terlibat mengkampanyekan busana kebaya. Mereka juga menggelar aksi tari.

Kegiatan kampanye busana kabaya ini, kata Rahmi, tak hanya digelar di DKI Jakarta. "Kita juga bergerak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bali, Jogja, Ambarawa, dan Banten," terang Rahmi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Sopir Taksi Listrik Ditusuk Perempuan di Pademangan Jakut, Pelaku Ditangkap

9 hari lalu

Tari Zapin Dicalonkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

9 hari lalu

Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Sejarah dan Alasan Batik Begitu Istimewa

21 hari lalu

Terungkap, Ini Alasan Pria Tendang Perempuan di Senayan City hingga Tersungkur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal