Rektor Unhan: Perang Lawan Terorisme Aksi Militer Dalam Penegakan Kedaulatan

Rico Afrido Simanjuntak
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Laksdya TNI Amarulla Octavian. (Foto: Rico Afrido/ Sindo Media).

Dia menyampaikan, perang melawan tindak terorisme harus membangun kerja sama lintas negara dalam bentuk kerja sama keamanan (security cooperation) dengan semua negara dan organisasi internasional di dunia.

"Perang melawan tindak pidana terorisme adalah aksi militer dalam konteks penegakan hukum dan atau penegakan kedaulatan," tuturnya.

Perang melawan terorisme, katanya tidak lagi mengandalkan aktor penyelenggara keamanan nasional semata. "Tetapi sudah harus melibatkan banyak lembaga negara dan semua institusi pemerintah lainnya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
16 hari lalu

BNPT Sebut Aksi KKB Papua Bukan Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya

2 bulan lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ciamis, Aktif Sebarkan Materi Radikalisme

2 bulan lalu

Densus 88 Pastikan Teror Bom ke SD di Jaksel Belum Penuhi Unsur Terorisme

4 bulan lalu

Wakapolri Ingatkan Ancaman Teror Modern di Era Digital, Semakin Cair dan Sulit Dipetakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal