Rektor Unhan: Perang Lawan Terorisme Aksi Militer Dalam Penegakan Kedaulatan

Rico Afrido Simanjuntak
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Laksdya TNI Amarulla Octavian. (Foto: Rico Afrido/ Sindo Media).

Dia menyampaikan, perang melawan tindak terorisme harus membangun kerja sama lintas negara dalam bentuk kerja sama keamanan (security cooperation) dengan semua negara dan organisasi internasional di dunia.

"Perang melawan tindak pidana terorisme adalah aksi militer dalam konteks penegakan hukum dan atau penegakan kedaulatan," tuturnya.

Perang melawan terorisme, katanya tidak lagi mengandalkan aktor penyelenggara keamanan nasional semata. "Tetapi sudah harus melibatkan banyak lembaga negara dan semua institusi pemerintah lainnya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Profil Prihati Pujowaskito, Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Nasional
2 bulan lalu

BNPT Ungkap Proses Radikalisasi Lewat Medsos Lebih Cepat, Cuma Butuh 3-6 Bulan

Nasional
3 bulan lalu

Awas! Ini Pertanyaan Jebakan Kelompok Teroris Buat Rekrut Anak-Anak

Internet
3 bulan lalu

Facebook Jadi Ladang Konten Radikal dan Terorisme, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal